Yawi Liquid Keadaan belum puas dengan penampilannya di MPL ID Season 13

Yawi Liquid Keadaan belum puas dengan penampilannya ke MPL ID Season 13

Ibukota – Pemain Liquid Suasana dengan syarat Filipina Tristan Cabrera alias Yawi mengaku belum puas dengan penampilannya pada Mobile Legends: Bang-Bang Premier League (MPL) Nusantara Season 13.

Meski sudah pernah membantu Liquid untuk pergi dari dari zona bawah klasemen reguler season MPL Tanah Air Season 13, Yawi merasa harus mencoba lebih lanjut keras pada musim mendatang MPL Indonesi Season 14.

"Meskipun reguler season kita naik, tapi menurut saya masih kurang. Reguler season itu beda sejenis play off. Kalau dalam play off resetsemua dari nol, bahkan kalau kamu di peringkat 1 atau enam semua bisa saja jadi juara," kata Yawi ditemui ANTARA pada peluncuran POCO Pad di Jakarta, Kamis.

"Makanya, meskipun kita misalnya enggak pernah kalah di reguler season, enggak bisa jadi kepedean gitu, oleh sebab itu banyak yang digunakan dapat berlangsung di dalam play off."

Liquid Atmosfer berhasil menduduki peringkat keempat pada reguler season MPL Nusantara Season 13, capaian yang digunakan cukup baik mengingat pasukan yang disebutkan kerap kali menghuni sikap bawah klasemen.

Namun, Liquid Keadaan bukan dapat berbicara berbagai pada fase play off. Tim yang mana dulunya bernama Atmosfer Fire itu kalah 0-3 dari EVOS Glory di langkah pertamanya di dalam play off.

Hal itu menyebabkan Yawi merasa belum puas dengan hasil yang tersebut ia catatkan bersatu timnya pada MPL Indonesi Season 13.

"Belum puas. Sudah mampu kepedean kalau juara. Target untuk Season 14 masuk Grand Final dan juga juara," ujar Yawi.

Untuk dapat mencapai target yang disebutkan Yawi mencoba untuk merancang kekompakan dengan rekan-rekan setimnya.

"Lebih try hard, sejenis kayak kita masih benerin chemistry kita gitu, identik bounding. Lebih komunikasi sebanding tim, dikarenakan grup kita dalam season depan ada dua atau tiga yang baru, makanya kita harus lebih banyak try hard kalau pada scrim ke ranked," kata Yawi.

Meski begitu, bermain di skena esport Negara Indonesia berubah jadi pengalaman yang tersebut menyenangkan bagi Yawi, yang tersebut dulunya merupakan mantan roamer Echo Philippines, juara M4 World Championship.

"Main di di tempat ini menurut saya senang banget sebanding seru, lantaran MPL ke di tempat ini lebih lanjut besar, terus sejumlah fans yang baik banget, terus pada MPL Stage juga seru banget, gede banget," ujar Yawi.

"Bedanya di PH (Filipina) tempatnya lebih tinggi kecil dari pada Indonesia, kursi untuk yang tersebut mau nonton tambahan sedikit juga.

Artikel ini disadur dari Yawi Liquid Aura belum puas dengan penampilannya di MPL ID Season 13